Menjaga Kesehatan Tulang

Menjaga Kesehatan Tulang

Menjaga tulang agar tetap sehat- Memiliki tulang yang sehat dan kuat merupakan impian semua orang, maka dari itu kita harus menjaga tulang agar selalu sehat dan tidak mudah keropos seiring dengan pertambahan usia yang ada pada diri kita.Tulang yang sehat dan kuat adalah tulang yang tidak mudah patah. Tulang-tulang ini ditunjang sel-sel dan zat-zat yang didapat dari makanan yang banyak mengandung kalsium.

Kalsium sendiri merupakan zat penting dalam pembentukan tulang, dan bisa diibaratkan seperti uang yang didepositokan. "Saat paling tepat menabung kalsium untuk hari tua, ya, ketika masih muda," jelas Angela. Pada proses penuaan secara otomatis, tubuh yang tidak mendapatkan cukup kalsium dari makanan, akan mengambil cadangan kalsium dari tulang. "Akibatnya tulang menjadi keropos," lanjutnya.

Berapa kebutuhan kalsium setiap hari? Kebutuhan kalsium pada usia 19 ­ 50 tahun adalah sebanyak 1000 ­ 1500 kalsium/hari. "Ini karena di usia ini tubuh menyerap lebih banyak kalsium untuk tulang, terutama wanita hamil dan anak-anak. Di usia ini, tulang juga sedang mengalami pertumbuhan dengan menghasilkan massa tulang (densitas) yang banyak- Menjaga tulang agar tetap sehat.

Pada usia 30-an, tubuh lebih banyak membuang kalsium dibanding menyimpan, apalagi kehilangan tulang akan terus terjadi secara bertahap di usia usia 40 ­ 50 tahun. Wanita yang memasuki masa menopause, akan kehilangan pelindung tulang, yaitu ekstrogen.

Setiap orang pasti akan mengalami pengeroposan tulang, bedanya cuma waktu. Ada yang lambat dan cepat. "Ini wajar, karena adanya metabolisme tubuh. Kalsium akan hilang melalui kuku dan keringat, sehingga harus ada masukan kalsium, melalui makanan.-Menjaga tulang agar tetap sehat.


 


 Gambar: menjaga kesehatan tulang


Cara untuk menjaga tulang agar selalu sehat:

Minum susu
Minum susu setiap hari akan membantu menghindari pengeroposan tulang. "Semua susu sebetulnya mengandung kalsium, namun sebaiknya pilih susu bubuk atau susu murni, karena memiliki kandungan kalsium lebih tinggi ketimbang susu kental manis, yang banyak mengandung gula," anjur Angela. Kalsium juga banyak terdapat pada ikan teri. Sayur-sayuran seperti bayam, brokoli, buah-buahan serta kacang-kacang juga mengandung kalsium, meski hanya 268 mg/100 gr kalsium.


Olahraga
Olahraga juga dibutuhkan untuk menambah kepadatan atau densitas tulang. "Tulang kita seperti otot, perlu latihan supaya kuat. Untuk mencegah tulang keropos, pilih olahraga yang bersifat pembebanan, terutama yang menghasilkan tekanan kuat pada tulang." Biasanya, tulang akan bereaksi terhadap beban yang diterima, sehingga akan terjadi penambahan kepadatan atau densitas tulang. Olahraga pembebanan juga tidak butuh banyak biaya, karena bisa kita lakukan di mana saja, misalnya joging, bersepeda, dan naik turun tangga.iterima, sehingga akan terjadi penambahan kepadatan atau densitas tulang. Olahraga pembebanan juga tidak butuh banyak biaya, karena bisa kita lakukan di mana saja, misalnya joging, bersepeda, dan naik turun tangga.


Jangan sembarangan diet
Meski diet, perhatikan juga kecukupan kalsium dan vitamin D untuk metabolisme tubuh. Jangan sembarangan mengurangi mineral yang masuk tubuh, salah satunya kalsium. Vitamin D bisa diperoleh dari pada sinar matahari pukul 6 ­ 9 pagi dan pukul 4 sore. Tetap minum susu, karena saat ini sudah terdapat susu yang rendah lemak (non fat). Jika tengah diet, sebaiknya konsultasi dengan ahli gizi. Diet sembarangan akan merugikan tubuh kelak di hari tua, terutama cepat mengalami keropos tulang.

Makan bergizi
Konsumsi makanan yang mengandung 4 sehat 5 sempurna, seperti sayur-sayuran, buah-buahan dan susu. Gizi tak seimbang akan membuat tubuh terserang penyakit, yang bisa berpengaruh pada tulang. Akibatnya, hormon yang merangsang pembentukan tulang dan metabolisme tubuh akan terganggu, sehingga tulang pun akan makin keropos.


Tes tulang
Untuk mengetahui apakah tulang bagus atau keropos, bisa dilakukan dengan alat pengukur kepadatan tulang yang disebut central devices. Pemerikasaan ini dianjurkan untuk usia tertentu (50 tahun ke atas) sesuai kebutuhan. "Bisa 6 bulan atau setahun sekali. Harus diwaspadai tulang yang cepat keropos, misalnya tulang belakang, dan tulang yang panjang (kaki dan tangan), karena fungsinya yang banyak melakukan gerakan dan menopang berat badan.



Nhhh, diatas merupakan artikel tentang cara menjaga kesehatan tulang agar tetap sehat dan tidak keropos, tetap selalu jaga kesehatan anda dan rajin berolahraga. kunjungi juga artikel Kesehatankita10. terimakasihhh.,.

Bagikan ke :

Facebook Google+ Twitter
Posted by Deni Hrdianto Deni, Published at 8:07 AM
Copyright © 2013 Kesehatan Kita | Partner Kesehatan kita And Kesehatan kita